.::I'M ONLY SERVANT OF ALLAH::.

"Di perhentian terakhir itulah manusia akan hidup berkekalan sama ada dengan limpahan NIKMAT selama-lamanya atau menghadapi AZAB, juga selama-lamanya. Sebelum tiba di titik pengakhiran itu, manusia akan terus mengembara..."

...JALINAN UKHUWAH...

...MELAKAR PELANGI...

Daisypath Anniversary tickers

...KEEP IN MEMORY...

Daisypath Happy Birthday tickers

PERMATA HATI UMMI ABI

Lilypie Second Birthday tickers

...lagu IPGM...




LAGU IPG MALAYSIA
Institut Pendidikan Guru
Kami sentiasa bersedia
Menjulang etika kerja
Berkorban jiwa raga
Menjunjung aspirasi
Bangsa Negara tercinta

Berwibawa berintegriti
Keunggulan peribadi
Berteraskan keimanan
Mendidik anak bangsa

Kami bangga menjadi guru
Kerjaya dihormati
Tidak jemu menimba ilmu
Bakti setulus hati dan budi

IPG Malaysia berikrar
Membentuk guru berkualiti
Penyanyang berakhlak mulia
Mendokong visi misi IPG

Read more

...ANAK KECIL ITU...


salam...
dah lama xmenulis kat blog...
hari nie nak citer pasal pengalaman pi PBS hari 2...
sem nie PBS kat kelantan dah lama xpi klantan...
sejak pindah kat N9...lgsung dah xpi dah...
skrg umur dah 20...kiranya 12 thn kemudian la bru ana kembali semula ke klantan..
byk yg dah berubah...
PBS nie adalah singkatan nama bg program Pengalaman Berasaskan Sekolah...
nie kali pertama ana pi sekolah yg ada integrasi dgn pendidikan khas...
ckup bermakna...
mcm2 yg ana blaja....sbgai sorg bakal guru, ana dpt rasakan betapa besar dan bernilainya tanggungjwb seorg muallim...
rmai org bile dh tdesak xde keje, bru nak jd cikgu..
klu ckp dgn org tua2, yg ppuan baik jdi cikgu..senang keje...bdk cuti kita cuti..itulah sterotaip org dulu2...
tapi hakikatnya..hanya ALLAH jea yg tahu betapa beratnya peranan guru sebenarnya...
ana bkal guru science sekolah rendah...tmpat pertama bertapaknya anak-anak kecil seblm mgharungi khidupan alam yg sbenar...di sini tmpat pertama mereka mgenal erti kehidupan....
antara peranan guru :
Peran guru sebagai pendidik (nurturer) merupakan peran-peran yang berkaitan dengan tugas-tugas memberi bantuan dan dorongan (supporter), tugas-tugas pengawasan dan pembinaan (supervisor) serta tugas-tugas yang berkaitan dengan mendisiplinkan anak agar anak itu menjadi patuh terhadap aturan-aturan sekolah dan norma hidup dalam keluarga dan masyarakat. Tugas-tugas ini berkaitan dengan meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak untuk memperoleh pengalaman-pengalaman lebih lanjut seperti penggunaan kesehatan jasmani, bebas dari orang tua, dan orang dewasa yang lain, moralitas tanggungjawab kemasyarakatan, pengetahuan dan keterampilan dasar, persiapan.untuk perkawinan dan hidup berkeluarga, pemilihan jabatan, dan hal-hal yang bersifat personal dan spiritual. Oleh karena itu tugas guru dapat disebut pendidik dan pemeliharaan anak. Guru sebagai penanggung jawab pendisiplinan anak harus mengontrol setiap aktivitas anak-anak agar tingkat laku anak tidak menyimpang dengan norma-norma yang ada.


Peran guru sebagai model atau contoh bagi anak. Setiap anak mengharapkan guru mereka dapat menjadi contoh atau model baginya. Oleh karena itu tingkah laku pendidik baik guru, orang tua atau tokoh-tokoh masyarakat harus sesuai dengan norma-norma yang dianut oleh masyarakat, bangsa dan negara. Karena nilai nilai dasar negara dan bangsa Indonesia adalah Pancasila, maka tingkah laku pendidik harus selalu diresapi oleh nilai-nilai Pancasila.


Peranan guru sebagai pengajar dan pembimbing dalam pengalaman belajar. Setiap guru harus memberikan pengetahuan, keterampilan dan pengalaman lain di luar fungsi sekolah seperti persiapan perkawinan dan kehidupan keluarga, hasil belajar yang berupa tingkah laku pribadi dan spiritual dan memilih pekerjaan di masyarakat, hasil belajar yang berkaitan dengan tanggurfg jawab sosial tingkah laku sosial anak. Kurikulum harus berisi hal-hal tersebut di atas sehingga anak memiliki pribadi yang sesuai dengan nilai-nilai hidup yang dianut oleh bangsa dan negaranya, mempunyai pengetahuan dan keterampilan dasar untuk hidup dalam masyarakat dan pengetahuan untuk mengembangkan kemampuannya lebih lanjut.


Peran guru sebagai pelajar (leamer). Seorang guru dituntut untuk selalu menambah pengetahuan dan keterampilan agar supaya pengetahuan dan keterampilan yang dirnilikinya tidak ketinggalan jaman. Pengetahuan dan keterampilan yang dikuasai tidak hanya terbatas pada pengetahuan yang berkaitan dengan pengembangan tugas profesional, tetapi juga tugas kemasyarakatan maupun tugas kemanusiaan.


Peran guru sebagai setiawan dalam lembaga pendidikan. Seorang guru diharapkan dapat membantu kawannya yang memerlukan bantuan dalam mengembangkan kemampuannya. Bantuan dapat secara langsung melalui pertemuan-pertemuan resmi maupun pertemuan insidental.


Peranan guru sebagai komunikator pembangunan masyarakat. Seorang guru diharapkan dapat berperan aktif dalam pembangunan di segala bidang yang sedang dilakukan. Ia dapat mengembangkan kemampuannya pada bidang-bidang dikuasainya.


Guru sebagai administrator. Seorang guru tidak hanya sebagai pendidik dan pengajar, tetapi juga sebagai administrator pada bidang pendidikan dan pengajaran. Oleh karena itu seorang guru dituntut bekerja secara administrasi teratur. Segala pelaksanaan dalam kaitannya proses belajar mengajar perlu diadministrasikan secara baik. Sebab administrasi yang dikerjakan seperti membuat rencana mengajar, mencatat hasil belajar dan sebagainya merupakan dokumen yang berharga bahwa ia telah melaksanakan tugasnya dengan baik.

mmg xbolh disangkal lagi..kebolehan sorg guru mampu mengubah@mcorak kehidupan sseorg individu....ckup cantik pjalann yg tlh ALLAH aturkan...setiap kejadian yg blaku pasti ada sebabnya...bkn tiba2 jea ana boleh ke bdang pguruan..ikutkan cite2 ana nk jadi engineer coz kat UIA ana ambik course engineering...lpas dh dpt tawaran cikgu, ana buat istikharah..alhamdulillah di sini lah tempat ana skrg IPGM KPM...ana ingt lgi dulu anan pernh bcita2 utk jd pguam, anggita polis, sasterawan negara, doktor dan senator....kini ana mampu capai kesemua cita2....ana yg mhasilkan semua produk2 itu dgn izin ALLAH jg....pelajar2 yg bakal ana didik adalah pyambung kpd cita2 ana...seperti sajak yg sering dilaung2kn ketika hari guru...
BERBURU ke padang datar
Dapat rusa berbelang kaki
Berguru kepalang ajar
Ibarat bunga kembang tak jadi
(dedikasi kepada Hari Guru dan guruku tercinta)

Dialah pemberi paling setia
Tiap akar ilmu miliknya
Pelita dan lampu segala
Untuk manusia sebelum jadi dewasa.

Dialah ibu dialah bapa juga sahabat
Alur kesetiaan mengalirkan nasihat
Pemimpin yang ditauliahkan segala umat
Seribu tahun katanya menjadi hikmat.

Jika hari ini seorang Perdana Menteri berkuasa
Jika hari ini seorang Raja menaiki takhta
Jika hari ini seorang Presiden sebuah negara
Jika hari ini seorang ulama yang mulia
Jika hari ini seorang peguam menang bicara
Jika hari ini seorang penulis terkemuka
Jika hari ini siapa sahaja menjadi dewasa;
Sejarahnya dimulakan oleh seorang guru biasa
Dengan lembut sabarnya mengajar tulis-baca.

Di mana-mana dia berdiri di muka muridnya
Di sebuah sekolah mewah di Ibu Kota
Di bangunan tua sekolah Hulu Terengganu
Dia adalah guru mewakili seribu buku;
Semakin terpencil duduknya di ceruk desa
Semakin bererti tugasnya kepada negara.
Jadilah apa pun pada akhir kehidupanmu, guruku
Budi yang diapungkan di dulangi ilmu
Panggilan keramat “cikgu” kekal terpahat
Menjadi kenangan ke akhir hayat.

USMAN AWANG
1979

sakura putih
100409
754pm

Read more

...semakin bertambah usia kita, adakah semakin bertambah amalan kita ?...

salam perkongsian...
apa khabar kita hari ini???dari segi fizikal, mental & tdk lupa juga rohani kita???alhamdulillah ana masih lagi diberikan peluang dan ruang utk sama2 dlm mjalani aktiviti sebagai seorg hamba ALLAH di muka bumi ciptaan ALLAH yang indah ini...bersyukur juga ana kerana masih diberi masa untuk "top up" semula ruang2 yg lompang dlm diri ini dan menembah tabungan utk mbeli tiket ke syurga ALLAH nnti...hari ini adalh 1.april.2009...dlm keadaan xsedar masa itu berlalu...kejap jea dah nak setengah tahun...klu difikir dan direnung apa yg telah dilakukan dahulu, risau jg...coz adakah perkara2 itu mberi impak yg positif dlm diri @ sekadar memenuhi ruang yg ada...cukup x lagi amalan yg dulu...

selamat hari lahir juga ana ucapkan kepda semua sahabat2 yg telah menjengah ke usia matang....ana doakan semoga antunna dipanjangkan umur, dimurahkan rezki dan diberi kesempatan untuk merasai khalawartul iman drpd ALLAH s.w.t...sejauh mana telah kita langkah untuk menyelusuri ilmu yg telah ALLAH taburkan di muka bumi ciptaanNYA...usia bertambah, adakah amalan kita bertambah @ sebaliknya....adakah kita sedar yg kekurangan diri kita perlu dikaji bukan mengagung2kan perkara yg memperlihatkan kekurangan diri kita...ironinya, situasi masa kini..hipotesis yg boleh ana katakan: SEMAKIN BERTAMBAH USIA, SEMAKIN KURANG RASIONAL PEMIKIRAN...hal ini kerana...seorg ibu yg berstatuskn nenek, boleh lagi menjadi penyanyi...seorg bapa, boleh lagi pergi ke pusat2 karaoke...seorang ibu boleh lagi mengajar anak ttg perkara yg boleh merosak akhlak anak tersebut...seorang pelajar yg memasuki usia 20an...masih lagi bersikap keanak2kn&tdk rasional dlm mbuat ptimbangn...bila matang itu tiba???adakah kematangan itu ditafsirkan hanya melalui penampilan???sikap???pemikiran???akhlak???cuba kita hayati sama2....
Suatu hadith lain menjelaskan, daripada Abi Burdah Al-Aslami, Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi Wasallam bersabda bahawa setiap anak Adam tidak akan berganjak tapak kakinya dari kanan ke kiri, depan ke belakang sehingga Tuhan bertanya empat perkara:-

1. Tentang usia bagaimana dihabiskannya.
2. Tentang harta dari mana dan ke mana dihabiskannya.
3. Tentang ilmu, apakah yang dimanfaatkan dengannya.
4. Waktu bertenaga, bagaimanakah dihabiskan tenaga itu.

Di dalam makna hadith yang baru dibacakan tadi, dua perkara yang perlu kita fikirkan ialah:-

Pertama: Soal umur, kita akan disoal dan dipertanggung jawabkan mengenai usia kita bagaimanakah kita menggunakannya. Jika kita menghabiskan usia dengan perkara yang baik, maka kebaikanlah yang kita akan nikmati, sebaliknya jika kita menghabiskan usia kita dengan melakukan keburukan maka keburukanlah yang akan diterima.

Kedua: Mengenai tenaga, ini juga melibatkan usia, oleh itu selagi kita dipanjangkan usia dan masih bertenaga, maka gunakanlah tenaga itu dengan baik bagi mendapat kebaikan. Janganlah pula usia dan tenaga itu disalahgunakan bagi melakukan perkara mungkar.

Dalam hal umur ini, patutlah kita bertanya kepada diri kita, apakah kita telah menunaikan tanggungjawab kita dalam meniti usia kita yang dikurniakan Allah Subhanahu Wataala? Kita harus ingat, orang yang dipanjangkan usia, haruslah mengambil iktibar terhadap orang lain yang tidak dipanjangkan usianya. Mudah-mudahan akan dapat menyedarkan diri kita supaya akan mempertingkatkan amal ibadat kita kepada Allah Subhanahu Wataala dan sentiasa bermohon kepada Allah Subhanahu Wataala supaya usia kita diberkati.

Jika kita merenung usia kita yang panjang, setentunya tidak sama lagi dengan keadaan semasa muda kita, maka ketika itulah kita akan menyedari bahawa usia itu sudah sampai penghujungnya. Alangkah eloknya kita memperbanyakkan taubat dan mempertingkatkan amal ibadat kita kepada Allah Subhanahu Wataala.

Ingatlah wahai kaum muslimin sekalian, bahawa Allah Subhanahu Wataala memberi peluang kepada kita untuk memanfaatkan umur ke arah kebaikan maka janganlah disia-siakan umur kita yang masih ada dan kerjakanlah segala suruhannya dan tinggalkanlah segala keburukan dan kemungkaran untuk bekalan di akhirat kelak mudah-mudahan kita tergolong daripada orang-orang yang beroleh kemenangan dan mendapat keredhaan Allah Subhanahu Wataala di akhirat nanti. Mungkin ketika muda kita tidak melakukan kerja yang baik, jadi alangkah indahnya umur yang masih ada itu digunakan untuk mendapatkan semula kebaikan yang tidak diperolehi ketika muda.

Firman Allah Subhanahu Wataala dalam Surah Al-Baqarah, ayat 281:-
Maksudnya: “Dan peliharalah diri mu dari azab yang terjadi pada hari yang kamu semua dikembalikan kepada Allah, kemudian masing-masing diri diberi balasan yang sempurna terhadap apa yang telah dikerjakan, sedang mereka sedikit pun tidak dianiaya.”

Deduksinya, ana mengambil kesempatan ini untuk mengigatkan diri ana jg...pentarbiyah diri perlu berlaku dalam diri kita setiap hari...supaya kita sama2 sedar,kita merupakan agen kepada pembentukan diri kita...SEMAKIN BERTAMBAH USIA KITA, SEMAKIN BERTAMBAH MATANG PEMIKIRAN KITA...ana titipkan serangkap pantun yg biasa kita tuturkan ttapi sebenarnya amaran berbisa utk kita tetapi mempunyai makna tersirat....

Air melurut ke tepian mandi
Kembang berseri bunga senduduk
Elok diturut resmi padi
Semakin berisi semakin tunduk


sakura putih
010409
1218pm

Read more

LinkWithin

Related Posts with Thumbnails